Sabtu, 20 Oktober 2018


Sistem Informasi Geografis (bahasa Inggris: Geographic Information System disingkatGIS) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Komponen-komponen pendukung SIG terdiri dari lima komponen yang bekerja secara terintegrasi yaituperangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), data, manusia, dan metode.

Perangkat Keras (hardware )
Perangkat keras SIG adalah perangkat-perangkat fisik yang merupakan bagian dari sistemkomputer yang mendukung analisis goegrafi dan pemetaan. Perangkat keras SIG mempunyaikemampuan untuk menyajikan citra dengan resolusi dan kecepatan yang tinggi serta mendukungoperasioperasi basis data dengan volume data yang besar secara cepat. Perangkat keras SIGterdiri dari beberapa bagian untuk menginput data, mengolah data, dan mencetak hasil proses.Berikut ini pembagian berdasarkan proses :
  • ·        Input data: mouse, digitizer , scanner
  • ·         Olah data: harddisk, processor,RAM ,VGA Card 
  • ·         Output data: Plotter, Printer,screening.

Perangkat Lunak (software)
Perangkat lunak digunakan untuk melakukan proses menyimpan, menganalisa, memvisualkandata-data baik data spasial maupun non-spasial. Perangkat lunak yang harus terdapat dalamkomponen software SIG adalah:
·         Alat untuk memasukkan dan memanipulasi data SIG
·         Data Base Management System(DBMS)
·         Alat untuk menganalisa data-data
·         Alat untuk menampilkan data dan hasil analisa

Data
Pada prinsipnya terdapat dua jenis data untuk mendukung SIG yaitu :
  • ·         Data Spasial

Data SpasialData spasial adalah gambaran nyata suatu wilayah yang terdapat di permukaan bumi. Umumnyadirepresentasikan berupa grafik, peta, gambar dengan format digital dan disimpan dalam bentuk koordinat x,y (vektor) atau dalam bentuk image (raster) yang memiliki nilai tertentu.
  • ·         Data Non Spasial (Atribut)

Data non spasial adalah data berbentuk tabel dimana tabel tersebut berisi informasi- informasiyang dimiliki oleh obyek dalam data spasial. Data tersebut berbentuk data tabular yang salingterintegrasi dengan data spasial yang ada.



Manusia
Manusia merupakan inti elemen dari SIG karena manusia adalah perencana dan pengguna dariSIG. Pengguna SIG mempunyai tingkatan seperti pada sistem informasi lainnya, dari tingkatspesialis teknis yang mendesain dan mengelola sistem sampai pada pengguna yangmenggunakan SIG untuk membantu pekerjaannya sehari-hari.

Metode
Metode yang digunakan dalam SIG akan berbeda untuk setiap permasalahan. SIG yang baik tergantung pada aspek desain dan aspek realnya.Pada dasarnya pada SIG terdapat enam proses yaitu:

  • ·        Input Data

Proses input data digunakan untuk menginputkan data spasial dan data non-spasial. Data spasial biasanya berupa peta analog. Untuk SIG harus menggunakan peta digital sehingga peta analogtersebut harus dikonversi ke dalam bentuk peta digital dengan menggunakan alat digitizer. Selain proses digitasi dapat juga dilakukan proses overlay dengan melakukan proses scanning pada petaanalog.
  1. ·         Manipulasi DataTipe data yang diperlukan oleh suatu bagian SIG mungkin perlu dimanipulasi agar sesuai dengansistem yang dipergunakan. Oleh karena itu SIG mampu melakukan fungsi edit baik untuk dataspasial maupun non-spasial.
  2. ·         Manajemen Data Setelah data spasial dimasukkan maka proses selanjutnya adalah pengolahan data non-spasial.Pengolaha data non-spasial meliputi penggunaan DBMS untuk menyimpan data yang memilikiukuran besar.
  3. ·       Query dan AnalisisQuery adalah proses analisis yang dilakukan secara tabular. Secara fundamental SIG dapat melakukan dua jenis analisis, yaitu;

  • Analisis Proximity merupakan analisis geografi yang berbasis pada jarak antar layer. SIGmenggunakan proses buffering (membangun lapisan pendukung di sekitar layer dalam jarak tertentu) untuk menentukan dekatnya hubungan antar sifat bagian yang ada.
  • Analisis Overlay,Overlay merupakan proses penyatuan data dari lapisan layer yang berbeda. Secara sederhanaoverlay disebut sebagai operasi visual yang membutuhkan lebih dari satu layer untuk digabungkan secara fisik.
  • Visualisasi untuk beberapa tipe operasi geografis, hasil akhir terbaik diwujudkan dalam peta atau grafik.Peta sangatlah efektif untuk menyimpan dan memberikan informasi geografis.


 Gambar Geografis Peta Kepulauan Bangka Belitung



Manfaat SIG di berbagai bidang
Manajemen tata guna lahan inventarisasi sumber daya alam untuk pengawasan daerah bencana alam